Senin, 12 Januari 2009

Taksi Ke neraka (original)

Siang itu, Arul (pemabuk yang sering mangkal di Sentral antasari) sedang asik mabuk dengan teman-temannya, kira-kira sudah empat jam mereka duduk bergerombol meminum minuman keras.

Saat itu hari sudah menunjukan pukul lima sore, “ waduh wal sudah sore nie aku mau pulang aja” ucap Arul kepada teman-temannya. “ya sudah kalo mau pulang,pulang aja, asal jangan Kentut wahahahaha” ucap teman-teman sambil menertawakan Arul.

Arul langsung saja berdiri dan berjalan sempoyongan untuk menyambang Taksi yang akan lewat, tak lama kemudian setelah beberapa menit menunggu ada taksi yang lewat “ada taksi nie, tapi aku mau cari yang nomer Taksinya yang ganjil semua” Arul rupanya sedang mabuk berat, sampai-sampai taksi yang bernomer ganjil saja yang ingin di tumpanginya.

“124 wah bukan” , “324 bukan juga”. Setelah beberapa taksi yang lewat, “135 nah ini nah taksi yang mantap”, Rupanya Arul sudah mendapatkan taksi yang dia anggap cocok untuk membawanya pulang ke Alalak.

Setelah memasuki taksi tersebut, “nah bener kan filling gue, taksi bernomer ganjil pasti ceweknya cakep cakep cakep” sambil menirukan salah satu adegan iklan salah satu provaider telpon seluler. “tapi kecuali satu nie, udah uzur” ucap Arul dengan samaunya.

“Cucu kamu ini mau keneraka yah!” ucap nenek gusar melihat tingkah laku Arul, “Bukan nek Aq mau ke alalak” Sambil melihat arah tujuan Taksi tersebut, “Pak pak Stop pak” Arul berusaha Memberhentikan Taksi tersebut.

“Aduh untung saja aku cepat keluar dari taksi itu” Ucap Arul sambil mengusap usap dadanya.

“Ternyata hanya penampilan Nenek itu aja yang Alim ternyata mau masuk neraka” Ucap Arul sambil Melihat ke arah Taksi tersebut.

Plezetan original.

Label:

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda