Bu Tika V.S Tukang becak (original)
Pagi seperti biasannya bu Tika selalu berbelanja kepasar untuk keperluan dagangannya, bu Tika ini ceritanya seorang pedagang lontong, kebetulan pagi itu belanjaan ibu Tika agak banyak dari biasannya itu karna ada pesanan dari seseorang yang mengadakan acara selamatan.
Jadi pagi itu bu Tika menenteng lumayan agak banyak belanjaannya dari biasannya, “huh capek juga bawa barang sebanyak ini, apa saya naik becak aja” bu Tika sambil bergumam sendiri.
“ya sudah saya naik becak saja”, bu Tika celangak – celongok sedang mencari becak, tidak berapa lama lewat becak di depan bu Tika, “becak… becak…sini” bu Tika mendekati becak yang sudah berhenti di depannya.
“Tuh kedepan sana berapa pak” bu Tika menunjuk ke arah jalan pulang menuju rumahnya yang memang tidak terlalu jauh lagi, bisannya sih bu Tika pulang dengan jalan kaki, yah itu tadi penyebabnya karna barang bawaannya agak banyak pagi itu, yah terpaksa menggunakan jasa tukang becak.
“ke sana bu?” Tukang becak itu menanyakan, juga sambil menunjuk ke arah yang juga ditunjuk oleh bu Tika, “iye…kesana berapa?”, “5 ribu bu” tukang becak itu menjawab pertanyaan bu Tika, “kenapa kok mahal amat, itu dekat juga khan kelihatan dari sini” bu Tika sambil ngomel – ngomel kepada tukang becak tadi.
“ibu…ibu,…itu ibu liat ke atas” , Tukang becak tadi menunjuk ke arah langit, lalu bu tika melihat ke arah langit, “Memangnya kenapa?” bu Tika menanyakan kepada Tukang becak tadi.
“nah coba ibu liat Matahari di atas, khan juga kelihatan dari sini, nah kesana nga cukup 5 ribu bu…” , “bener juga yah kata kamu itu….., ya sudah ga papa 5 ribu deh” bu Tika menyudahi omongannya. dan kemenangan pun berada di tangan Paman Becak. (Cayoo Paman becak)
Plezetan Original
Jadi pagi itu bu Tika menenteng lumayan agak banyak belanjaannya dari biasannya, “huh capek juga bawa barang sebanyak ini, apa saya naik becak aja” bu Tika sambil bergumam sendiri.
“ya sudah saya naik becak saja”, bu Tika celangak – celongok sedang mencari becak, tidak berapa lama lewat becak di depan bu Tika, “becak… becak…sini” bu Tika mendekati becak yang sudah berhenti di depannya.
“Tuh kedepan sana berapa pak” bu Tika menunjuk ke arah jalan pulang menuju rumahnya yang memang tidak terlalu jauh lagi, bisannya sih bu Tika pulang dengan jalan kaki, yah itu tadi penyebabnya karna barang bawaannya agak banyak pagi itu, yah terpaksa menggunakan jasa tukang becak.
“ke sana bu?” Tukang becak itu menanyakan, juga sambil menunjuk ke arah yang juga ditunjuk oleh bu Tika, “iye…kesana berapa?”, “5 ribu bu” tukang becak itu menjawab pertanyaan bu Tika, “kenapa kok mahal amat, itu dekat juga khan kelihatan dari sini” bu Tika sambil ngomel – ngomel kepada tukang becak tadi.
“ibu…ibu,…itu ibu liat ke atas” , Tukang becak tadi menunjuk ke arah langit, lalu bu tika melihat ke arah langit, “Memangnya kenapa?” bu Tika menanyakan kepada Tukang becak tadi.
“nah coba ibu liat Matahari di atas, khan juga kelihatan dari sini, nah kesana nga cukup 5 ribu bu…” , “bener juga yah kata kamu itu….., ya sudah ga papa 5 ribu deh” bu Tika menyudahi omongannya. dan kemenangan pun berada di tangan Paman Becak. (Cayoo Paman becak)
Plezetan Original
Label: Bu Tika V.S Tukang becak


0 Komentar:
Poskan Komentar
Berlangganan Poskan Komentar [Atom]
<< Beranda